Monday, June 16, 2014

Teknik menghilangkan sifat pemarah anda menggunakan terapi qalbu








Teknik menghilangkan sifat pemarah anda

Banyak teori yang menjelaskan mengapa seseorang bisa menjadi seorang pemarah. Dalam konsep Terapi qalbu, semakin sederhana sebuah teori, semakin mudah dipraktekkan dan semakin mudah pula usaha untuk mengatasi masalah.

Jika seseorang memiliki watak pemarah dan juga merasa bahwa orang tua-nya dulu juga pemarah, kemungkinan terbesar watak pemarah belum hilang adalah karena luka batin atau sakit hati karena sering dimarahi ketika kecil juga belum hilang. Dalam berbagai situasi klien Terapi qalbu  yang ingin dibantu menjadi orang yang lebih penyabar, hal pertama yang saya lakukan biasanya adalah membantu klien untuk dapat sepenuhnya memaafkan kedua orang tua-nya.

Memaafkan berbeda dengan memaklumi. Ketika seseorang memaklumi orang tua-nya yang pemarah di masa lalu, sering kali watak pemarah-nya di “waris”-kan, karena merasa bahwa orang tua pada zaman dulu “marah karena sayang”. Padahal ada cara lain untuk menunjukkan sayang, selain dengan cara memarahi anak. Akibatnya di masa sekarang, anak pun mudah dimarahi karena orang tua di masa lalu sudah di maklumi.

Sehingga ada pernyataan, “Lebih baik merasa bahwa orang tua zaman dulu telah melakukan kesalahan dalam mendidik anak DAN KEMUDIAN Memaafkan Orang Tua, DARIPADA merasa orang tua tidak bersalah & menyalahkan diri sendiri.”

Dan ada banyak cara untuk menghilangkan watak pemarah. Tergantung kompleksitas kehidupan di masa kecil, menghilangkan watak pemarah bisa cepat dilakukan, bisa juga makan waktu tahunan. Cara tercepat adalah dengan cara melakukan Terapi Hati Individu. Karena luka batin atau sakit hati yang menjadi penyebab timbulnya watak pemarah bisa di gali & langsung di lepaskan.

Sedangkan salah satu cara untuk mengatasi watak pemarah dengan cara melakukannya sendiri, dengan asumsi watak pemarah disebabkan karena orang tua zaman dulu yang juga pemarah, adalah dengan melakukan hal berikut secara berurutan:
1). Tutup mata & bayangkan orang tua ada di depan anda
2). Bayangkan semua kesalahan orang tua sejak kecil yang membuat hati terluka
3). Bayangkan orang tua minta maaf atas semua kesalahan tersebut
4). Bayangkan diri anda memaafkan orang tua  & berjanji akan menjadi orang tua yang lebih baik di zaman sekarang


No comments:

Post a Comment